Ancaman dari dalam organisasi telah menjadi salah satu risiko yang paling sulit dideteksi dan merusak dalam dunia keamanan siber. Menurut Ponemon Institute, 71% organisasi menghadapi antara 21 hingga 41 insiden insider pada tahun 2023, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata biaya tahunan akibat ancaman insider juga naik menjadi $16,2 juta per organisasi. Ancaman yang semakin berkembang ini menyoroti pentingnya untuk secara proaktif mengatasi risiko insider guna melindungi bisnis. Ancaman insider biasanya melibatkan individu yang ada di dalam organisasi yang menyalahgunakan akses yang sah untuk menyebabkan kerugian, baik dengan sengaja atau secara tidak sengaja. Kerusakan yang ditimbulkan bisa meliputi pencurian data, denda regulasi, dan kerusakan reputasi yang signifikan. Yang membuat ancaman ini sangat sulit dideteksi adalah bahwa pelakunya memiliki akses yang sah, sehingga tindakan mereka mungkin tidak langsung terlihat berbahaya oleh tim keamanan atau alat yang mereka gunakan. Sebagai respons terhadap tantangan yang semakin besar ini, CrowdStrike telah meluncurkan Layanan Risiko Insider, solusi komprehensif yang dirancang untuk membantu organisasi mengantisipasi, mendeteksi, dan merespons ancaman dari dalam. Memanfaatkan intelijen ancaman terdepan dari CrowdStrike dan respons insiden yang dipimpin oleh ahli, layanan ini memberikan bisnis alat yang diperlukan untuk mengurangi risiko insider dengan efektif. Memahami Lanskap Ancaman Insider yang Kompleks Ancaman insider hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari karyawan yang lalai yang secara tidak sengaja mengekspos informasi sensitif, hingga individu yang berniat merusak organisasi untuk keuntungan pribadi atau tujuan merusak. Kontraktor pihak ketiga dengan akses internal juga dapat menjadi ancaman, baik secara sengaja maupun melalui kelalaian. Contoh nyata dari kompleksitas ancaman insider dapat dilihat pada FAMOUS CHOLLIMA, kelompok yang terkait dengan Korea Utara. Aktor negara ini menyusup ke organisasi dengan menyamar sebagai karyawan yang sah, sering kali dengan memalsukan resume dan identitas untuk mendapatkan posisi dalam perusahaan yang menjadi target. Setelah berada di dalam, mereka memanfaatkan akses mereka untuk mengumpulkan informasi, memahami hak istimewa sistem, dan dalam beberapa kasus, mengekstraksi data sensitif. Taktik canggih yang digunakan oleh kelompok seperti FAMOUS CHOLLIMA menekankan kebutuhan bagi organisasi untuk menerapkan pertahanan multi-lapis yang menangani kerentanannya baik dari sisi teknis maupun perilaku. Ancaman insider tidak terbatas pada perusahaan besar atau target besar lainnya — mereka dapat mempengaruhi organisasi dari berbagai ukuran dan sektor. Bisnis kecil dan menengah mungkin menghadapi kerentanannya tersendiri, seperti keterbatasan sumber daya untuk keamanan siber, yang membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman insider. Sementara itu, perusahaan besar sering menghadapi kompleksitas dalam mengelola jaringan luas dan jumlah karyawan yang besar, yang dapat mempersulit deteksi dan mitigasi risiko insider. Layanan Risiko Insider CrowdStrike: Pertahanan Multi-Lapis Layanan Risiko Insider CrowdStrike menyediakan kerangka kerja yang kuat untuk melawan berbagai jenis ancaman insider. Berikut adalah bagaimana layanan ini membantu organisasi untuk tetap unggul: Respons Insiden Risiko Insider: Layanan yang dipimpin oleh ahli untuk menyelidiki, memvalidasi, dan menanggulangi ancaman insider, meminimalkan kerusakan dan membantu memenuhi persyaratan regulasi. Penilaian Teknis Risiko Insider: Penilaian yang mendalam untuk mendeteksi indikator historis atau aktif dari risiko insider, dengan memanfaatkan keahlian pencarian ancaman dari tim Counter Adversary Operations CrowdStrike. Tinjauan Program Risiko Insider: Tinjauan komprehensif terhadap program keamanan yang ada untuk mengidentifikasi celah dan memperkuat kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman insider. Simulasi Latihan Meja dan Red Team: Simulasi dunia nyata untuk menguji kesiapan organisasi dan menyempurnakan strategi deteksi dan respons. Tim dapat berlatih menangani baik aktivitas insider yang sengaja maupun tidak sengaja, memastikan kesiapan untuk setiap skenario. Manajemen risiko insider yang efektif tidak hanya tentang mengidentifikasi individu yang bersangkutan, tetapi juga mencegah mereka memanfaatkan akses yang mereka miliki. Layanan Risiko Insider CrowdStrike menawarkan solusi lengkap yang mencakup deteksi, pencegahan, respons, dan pemantauan berkelanjutan, membantu organisasi membela diri dari ancaman insider sambil meminimalkan gangguan operasional. Mengapa Memilih CrowdStrike? Ancaman insider membutuhkan mitra keamanan siber yang dapat dipercaya dengan rekam jejak yang terbukti. Keahlian CrowdStrike dibuktikan dengan penghargaan, seperti diakui sebagai Pemimpin dalam 2024 Forrester Wave™ untuk Layanan Respons Insiden Keamanan Siber. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman dalam merespons ancaman dari negara besar, CrowdStrike menawarkan intelijen yang tak tertandingi, teknologi canggih, dan fokus yang tak kenal lelah dalam menghentikan pelanggaran. Seiring berkembangnya ancaman insider, organisasi harus mengadopsi pendekatan yang komprehensif dan proaktif untuk melindungi aset-aset kritis mereka. Dengan Layanan Risiko Insider CrowdStrike, bisnis dapat mengantisipasi dan mengurangi risiko ini, melindungi masa depan mereka di tengah lanskap ancaman yang semakin kompleks. Dengan CrowdStrike, organisasi dapat tetap unggul dalam menghadapi ancaman insider dan menjaga lingkungan operasional yang aman. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana CrowdStrike dapat memperkuat keamanan di organisasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi CrowdStrike Indonesia. Tim kami siap memberikan informasi yang lebih mendalam dan membantu Anda memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia yang siap memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai solusi ini.
Month: April 2025
CrowdStrike Falcon Cloud Security Menambah Deteksi untuk AWS IAM Identity Center
Pada 17 April 2025, CrowdStrike mengumumkan pembaruan penting pada platform Falcon® Cloud Security dengan menambahkan deteksi real-time untuk Amazon Web Services (AWS) IAM Identity Center. Pembaruan ini membantu organisasi untuk mendeteksi dan merespons ancaman yang terkait dengan identitas di cloud sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar, memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap potensi ancaman yang semakin beragam. Beberapa bulan yang lalu, CrowdStrike telah merilis dukungan Falcon® Identity Protection untuk AWS IAM Identity Center untuk membantu organisasi mendeteksi dan mencegah serangan berbasis identitas sebelum mereka dapat mengakses plane kontrol cloud. Sekarang, dengan pembaruan terbaru ini, CrowdStrike memperluas perlindungan tersebut dengan membawa deteksi ancaman berbasis identitas langsung ke dalam Falcon Cloud Security, memungkinkan organisasi untuk menghentikan serangan lintas domain lebih awal tanpa memerlukan investasi tambahan. Lanskap Ancaman yang Semakin Berkembang Pada era keamanan siber saat ini, para penyerang tidak lagi beroperasi dalam silo yang terpisah. Serangan lintas domain modern sering kali dimulai dengan pencurian identitas dan berakhir dengan kompromi penuh terhadap plane kontrol cloud. Para aktor jahat, seperti SCATTERED SPIDER, menggunakan kredensial yang sah untuk melewati pertahanan tradisional, meningkatkan hak akses, dan akhirnya menguasai sumber daya cloud yang penting. Menurut CrowdStrike 2025 Global Threat Report, 35% dari insiden cloud pada paruh pertama tahun 2024 disebabkan oleh penyalahgunaan akun yang sah. Sementara itu, pasar untuk kredensial curian juga terus berkembang, terbukti dengan meningkatnya iklan broker akses sebanyak 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tetap unggul, organisasi perlu pendekatan keamanan yang terintegrasi antara identitas, titik akhir (endpoints), dan beban kerja cloud mereka. Inilah sebabnya CrowdStrike Falcon® sebagai platform keamanan siber menjadi pilihan yang tepat, karena mampu mengintegrasikan perlindungan secara menyeluruh dan memecah silo-silo tradisional dalam sistem keamanan. Deteksi Ancaman Identitas Real-Time Dengan pembaruan ini, pelanggan Falcon Cloud Security sekarang memiliki kemampuan deteksi bawaan untuk AWS IAM Identity Center, memungkinkan mereka mendeteksi dan merespons aktivitas autentikasi yang mencurigakan secara real-time. Deteksi ini membantu mengidentifikasi berbagai ancaman berbasis identitas, seperti: Akses dari Lokasi yang Tidak Biasa: Mendeteksi login dari lokasi yang tidak terduga, yang sering kali menjadi indikator kredensial yang telah dikompromikan. Akses dari Beberapa Lokasi Secara Bersamaan: Menandai upaya untuk menggunakan akun yang sama dari beberapa wilayah secara bersamaan, yang menunjukkan kemungkinan pembajakan akun. Akses dari IP dengan Reputasi Buruk: Mendeteksi login yang berasal dari alamat IP yang sudah diketahui sebagai berisiko atau jahat. Aktivitas Web yang Mencurigakan: Menyoroti perilaku autentikasi yang tidak biasa yang mungkin menunjukkan pembajakan akun atau serangan man-in-the-middle. Penggunaan Akun Pengguna yang Tidak Aktif: Memberikan peringatan ketika ada upaya akses dari akun yang tidak aktif atau belum digunakan dalam waktu lama, yang sering dimanfaatkan oleh penyerang. Dengan menggunakan deteksi ini, tim keamanan dapat dengan cepat mengambil langkah responsif saat ancaman berbasis identitas muncul. Ketika deteksi terjadi, tim keamanan dapat menyelidiki peristiwa tersebut secara langsung menggunakan CrowdStrike Falcon® Next-Gen SIEM, yang memberikan wawasan kontekstual untuk membantu pengambilan tindakan yang tepat. Sebagai alternatif, tim keamanan juga dapat membuat alur kerja otomatis dengan CrowdStrike Falcon® Fusion SOAR, memastikan bahwa tindakan kritis diambil dengan cepat dan tepat. Sebagai contoh, ketika deteksi identitas terjadi, alur kerja ini dapat mengisolasi entitas yang terlibat, memberi tahu tim keamanan, atau memulai penyelidikan forensik lebih dalam. Keamanan Cloud yang Terpadu dengan Falcon Cloud Security Pendekatan CrowdStrike untuk mengintegrasikan deteksi ancaman identitas dalam Falcon Cloud Security menyederhanakan proses perlindungan lingkungan cloud. Dengan solusi terintegrasi ini, organisasi dapat mendeteksi dan menghentikan serangan lintas domain lebih awal, mengurangi celah dalam keamanan, dan memperkuat pertahanan cloud secara keseluruhan. Semua fitur ini disediakan melalui Falcon Cloud Security, yang merupakan Cloud-Native Application Protection Platform (CNAPP). Dengan menanamkan deteksi ancaman identitas secara langsung ke dalam platform, CrowdStrike memastikan bahwa pelanggan memiliki gambaran menyeluruh tentang keamanan cloud mereka. Integrasi ini membantu organisasi untuk menghindari celah dalam perlindungan dan mengurangi kompleksitas yang biasanya terkait dengan penggunaan berbagai alat keamanan yang terpisah. Mengaktifkan Deteksi Ancaman Identitas di Falcon Cloud Security Mengaktifkan deteksi ancaman identitas di Falcon Cloud Security sangatlah mudah. Platform ini menyediakan proses pendaftaran yang sederhana, langkah demi langkah: Menambahkan Akun AWS: Masuk ke halaman Pendaftaran Akun Cloud Security di Falcon dan tambahkan akun AWS Anda. Mengaktifkan Fitur Perlindungan Identitas: Selama proses pendaftaran, Anda akan diminta untuk mengaktifkan Falcon Identity Protection dengan memilih opsi “Real-time visibility and detection.” Menghubungkan API dan Men-deploy CloudFormation Stack: Setelah itu, lanjutkan dengan menghubungkan API client dan men-deploy CloudFormation stack di AWS. Setelah selesai, Anda akan mendapatkan deteksi dan visibilitas terkait dengan AWS IAM Identity Center. Setelah langkah-langkah tersebut selesai, Anda dapat memverifikasi bahwa perlindungan identitas telah aktif dengan memeriksa akun AWS Anda di halaman Pendaftaran Akun pada Falcon Cloud Security. Keamanan Lintas Domain dari Ancaman Masa Kini Identitas kini menjadi perimeter baru dalam keamanan siber. Mengamankan identitas memerlukan perlindungan terintegrasi di seluruh lingkungan identitas dan cloud. Dengan deteksi AWS IAM Identity Center terbaru ini, Falcon Cloud Security memberikan visibilitas real-time terhadap ancaman berbasis identitas, membantu organisasi mendeteksi dan merespons aktivitas akses yang mencurigakan sebelum berkembang menjadi lebih besar. Dengan menyatukan keamanan cloud dan identitas, CrowdStrike memperkuat pertahanan terhadap penyalahgunaan kredensial, pergerakan lateral, dan kompromi plane kontrol cloud, sehingga memastikan posisi keamanan yang lebih tangguh tanpa menambah kompleksitas. Kesimpulan Pembaruan terbaru pada CrowdStrike Falcon® Cloud Security dengan penambahan deteksi real-time untuk AWS IAM Identity Center memberikan organisasi kemampuan untuk merespons ancaman berbasis identitas di cloud dengan lebih cepat dan efektif. Dengan fitur ini, bisnis dapat mendeteksi upaya akses yang mencurigakan secara real-time, mengurangi kemungkinan pelanggaran sebelum ancaman tersebut berkembang, dan menjaga postur keamanan yang lebih terintegrasi dan terkoordinasi antara identitas dan lingkungan cloud mereka. Dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, integrasi ini menawarkan pendekatan yang lebih tangguh, efisien, dan proaktif untuk mengamankan cloud Anda. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana CrowdStrike dapat memperkuat keamanan di organisasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi CrowdStrike Indonesia. Tim kami siap memberikan informasi yang lebih mendalam dan membantu Anda memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia yang siap memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai solusi ini.
Pentingnya Keamanan dalam Pengembangan AI
Seiring AI yang terus merevolusi berbagai industri, tantangan keamanan baru pun muncul. Cloud menjadi elemen penting dalam pengembangan AI, dan permintaan akan sumber daya cloud terus meningkat. Diperkirakan pasar cloud AI akan tumbuh dari $102,09 miliar pada tahun 2025 menjadi $589,22 miliar pada tahun 2032. Pertumbuhan ini memperluas permukaan serangan, dan para pelaku kejahatan siber mulai memanfaatkannya. Laporan Ancaman Global CrowdStrike 2025 mencatat peningkatan sebesar 26% dalam intrusi cloud baru dan tak dikenal selama tahun 2024. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak pihak yang mencoba mengeksploitasi layanan cloud untuk menyerang infrastruktur digital. Risiko Pengembangan AI dalam Skala Besar Pengembangan AI bergantung pada skalabilitas cloud, data sensitif, dan model kompleks yang membuka potensi kerentanan baru. Beberapa risiko utama termasuk: Kesalahan konfigurasi Input yang bersifat merusak Data poisoning (peracunan data) Tren keamanan terbaru menegaskan pentingnya perlindungan AI: Permukaan serangan yang semakin luas: Dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 28,5% dari 2025 hingga 2032, semakin banyak celah yang bisa dieksploitasi. Ancaman dari pihak musuh (adversarial threats): Pelaku canggih kini menargetkan model AI untuk menghancurkan sistem atau mengubah hasil. Kompleksitas data: Tim keamanan kesulitan mengelola data tidak terstruktur dalam jumlah besar, yang memperlambat respons terhadap ancaman. Karena itu, kolaborasi lintas tim — mulai dari DevOps, AI engineer, hingga tim keamanan — sangat penting untuk menciptakan sistem AI yang aman, tangguh, dan dapat diskalakan. Kolaborasi CrowdStrike dan NVIDIA untuk Keamanan AI CrowdStrike memanfaatkan kekuatan CrowdStrike Falcon Cloud Security bersama NVIDIA NIM microservices untuk membantu organisasi mengembangkan AI dengan aman sekaligus menangani risiko baru. NVIDIA NIM adalah bagian dari platform perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise. Ini adalah rangkaian microservice siap pakai yang dirancang untuk deployment inferensi model AI berkinerja tinggi secara aman dan andal di cloud, pusat data, maupun workstation. Dengan API standar dan mesin inferensi yang sudah dioptimalkan, pengembang dapat menjalankan aplikasi AI ke lingkungan produksi dalam hitungan menit. CrowdStrike telah menggunakan AI selama lebih dari satu dekade untuk memperkuat keamanan cloud. Falcon Cloud Security menawarkan perlindungan terpadu dengan satu sensor, didukung deteksi ancaman berbasis AI, dan dapat diterapkan di lingkungan hybrid cloud. Fitur-Fitur Utama Falcon Cloud Security Pengamanan Pengembangan AI Melalui penilaian image container, Falcon dapat mendeteksi kerentanan, malware, dan paket AI berbahaya yang mungkin dimasukkan ke dalam sistem saat deployment. Ini mencegah penyebaran sistem atau aplikasi yang rentan sejak awal. Manajemen Postur Keamanan AI (AI-SPM) Falcon Cloud Security memantau infrastruktur AI berbasis cloud secara real time untuk mencegah kesalahan konfigurasi dan penggunaan model AI bayangan (shadow AI). Fitur ini memungkinkan tim keamanan untuk: Melacak semua layanan AI yang digunakan Mengidentifikasi model berisiko Menganalisis jalur serangan potensial agar bisa segera diperbaiki Deteksi dan Respons Ancaman AI secara Real-Time Sensor Falcon dapat memantau perilaku runtime dari model AI dan mendeteksi indikator serangan (IOAs) maupun indikator kompromi (IOCs). Ini memberi perlindungan menyeluruh terhadap ancaman eksternal selama proses inferensi. Mendorong Masa Depan AI yang Aman CrowdStrike, bersama NVIDIA, menghadirkan solusi konkret untuk menghadapi tantangan keamanan AI masa kini. Dengan menggabungkan komputasi akselerasi dari NVIDIA dan mesin deteksi berbasis AI dari Falcon, Falcon Cloud Security memungkinkan organisasi untuk: Mengamankan seluruh siklus pengembangan AI Mengidentifikasi dan merespons ancaman secara cepat Menyederhanakan manajemen keamanan AI di cloud Organisasi yang berinvestasi dalam teknologi seperti Falcon Cloud Security akan lebih siap menghadapi tantangan AI masa depan dan mengoptimalkan potensi AI tanpa mengorbankan keamanan. Ingin saya bantu ubah ini jadi format presentasi, artikel blog, atau infografis juga? Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana CrowdStrike dapat memperkuat keamanan di organisasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi CrowdStrike Indonesia. Tim kami siap memberikan informasi yang lebih mendalam dan membantu Anda memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia yang siap memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai solusi ini.
Mengenalkan CrowdStrike 2025 Global CrowdTour: Membawa Kekuatan Crowd ke Kota Anda
CrowdTour 2025: Menyatukan Pemimpin Keamanan Siber untuk Melawan Pelanggaran dan Memperkuat Keamanan Dalam dunia keamanan siber yang terus berkembang, para profesional dihadapkan dengan ancaman yang konstan. Pelanggaran bisa terjadi dalam hitungan detik, lawan terus beradaptasi, dan tim keamanan harus merespons lebih cepat dari sebelumnya. CrowdTour 2025 dirancang untuk mereka yang berada di garis depan keamanan siber — para profesional yang setiap hari mengandalkan CrowdStrike. Acara global ini mempertemukan para ahli keamanan untuk belajar, berbagi strategi pertahanan, dan memperkuat kemampuan kolektif untuk mencegah pelanggaran, mengelola risiko, dan tetap unggul dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang. Meningkatnya CrowdTour: Perluasan Secara Global CrowdTour 2025 membangun kesuksesan dari CrowdTour global perdana. Acara tahun lalu menyatukan pemimpin keamanan siber, praktisi, dan inovator di seluruh dunia, di mana para peserta berbagi wawasan, pengalaman, dan praktik terbaik yang tak ternilai. Keberhasilan tur pertama menyoroti kekuatan komunitas CrowdStrike dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mempertahankan diri dari ancaman siber. Tahun ini, CrowdTour akan meluas ke lebih dari 40 kota di seluruh dunia. Permintaan untuk acara semacam ini terus berkembang seiring dengan semakin banyaknya profesional keamanan yang mencari kesempatan untuk belajar dari sesama. Setiap pemberhentian tur akan fokus pada strategi pertahanan dunia nyata, menawarkan wawasan teknis mendalam, dan menunjukkan bagaimana teknologi CrowdStrike membantu tim tetap selangkah lebih maju dari lawan siber yang canggih. Acara Unik untuk Profesional Keamanan Siber CrowdTour bukanlah acara keamanan biasa. Ini adalah pengalaman yang mendalam dan berfokus pada pelanggan, yang bertujuan untuk memberikan nilai dunia nyata kepada peserta. Acara ini menawarkan kesempatan pembelajaran mendalam, termasuk lab dan lokakarya praktis, di mana peserta dapat menguji teknologi CrowdStrike dan mengaplikasikannya di lingkungan mereka sendiri. Selain itu, para ahli keamanan siber dan rekan-rekan sejawat akan berbagi strategi untuk menghentikan pelanggaran, merespons insiden, dan tetap terdepan dalam perkembangan terbaru di dunia keamanan siber dan AI. Networking menjadi fokus utama CrowdTour. Peserta akan memiliki banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan ahli CrowdStrike, profesional keamanan lainnya, dan mitra industri. Baik itu diskusi strategi dalam forum bulat atau menyelami teknologi lebih dalam, acara ini mendorong kolaborasi yang pada gilirannya akan mendorong inovasi dan memperkuat komunitas keamanan. Konsistensi Global dengan Relevansi Lokal Salah satu aspek yang membedakan CrowdTour adalah jangkauan global yang dipadukan dengan relevansi lokal. Meskipun setiap acara mengikuti misi inti CrowdStrike, setiap sesi dirancang untuk menangani tantangan keamanan yang unik di masing-masing wilayah. Hal ini memastikan bahwa peserta mendapatkan wawasan yang langsung dapat diterapkan pada lanskap ancaman mereka, menjadikan CrowdTour sebagai acara yang sangat berdampak bagi para profesional keamanan siber di seluruh dunia. Tema Utama CrowdTour 2025 CrowdTour 2025 dibangun di sekitar beberapa tema inti yang mencerminkan sifat keamanan siber yang terus berkembang: Keamanan Siber yang Didorong oleh AI: CrowdStrike adalah pelopor dalam keamanan siber berbasis AI, namun para pembela di garis depan yang setiap hari menerapkan teknologi ini. Di CrowdTour, peserta akan melihat secara langsung bagaimana tim keamanan menggunakan platform Falcon untuk mengotomatiskan deteksi ancaman dan respons, mempercepat investigasi, dan melawan ancaman paling canggih saat ini. Demonstrasi akan menunjukkan bagaimana AI dapat menghentikan pelanggaran dan meningkatkan pertahanan dalam skenario dunia nyata. Memanfaatkan Kekuatan Crowd: Pertahanan terbaik terhadap ancaman siber adalah yang dilakukan secara kolaboratif. CrowdTour 2025 menyatukan pelanggan, profesional keamanan, dan rekan-rekan industri untuk menangani tantangan keamanan siber terbesar. Topik seperti intelijen ancaman, keamanan identitas, SIEM generasi berikutnya, dan keamanan cloud akan dibahas. Sesi yang berfokus pada kolaborasi akan memungkinkan peserta untuk saling belajar, berbagi praktik terbaik, dan membangun hubungan yang langgeng dalam komunitas CrowdStrike. Memahami Musuh untuk Menghentikan Pelanggaran: Memahami musuh sangat penting untuk mencegah pelanggaran. CrowdTour 2025 akan menampilkan wawasan dari CrowdStrike 2025 Global Threat Report, yang memberikan intelijen yang dapat diterapkan mengenai taktik musuh, tren serangan yang muncul, dan kebutuhan akan deteksi dan respons yang cepat. Temuan utama dari laporan tersebut meliputi: 79% deteksi pada 2024 bebas malware, yang menekankan pentingnya analitik perilaku yang didorong oleh AI. Operasi vishing meningkat 442% antara paruh pertama dan kedua 2024, menunjukkan peningkatan kecanggihan serangan rekayasa sosial. Waktu breakout eCrime tercepat di 2024 hanya 51 detik, yang membuktikan betapa pentingnya kecepatan dalam keamanan siber modern. 26 musuh baru terdeteksi pada 2024, yang membawa total musuh yang dilacak oleh CrowdStrike menjadi 257, yang menunjukkan evolusi tanpa henti dari ancaman siber. Kesimpulan: Memperkuat Komunitas Keamanan Bersama CrowdTour 2025 lebih dari sekadar rangkaian acara — ini adalah sebuah gerakan yang menyatukan para profesional keamanan siber untuk melawan ancaman dunia maya yang semakin berkembang. Dengan berbagi wawasan, belajar dari sesama, dan berkolaborasi dalam strategi pertahanan, peserta akan meninggalkan acara ini dengan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan postur keamanan mereka dan melindungi dari ancaman masa depan. Seiring ancaman siber yang terus berkembang, pertahanan pun harus terus beradaptasi. CrowdTour 2025 adalah kesempatan sempurna bagi para pemimpin keamanan untuk tetap berada di garis depan, belajar dari yang terbaik di industri ini, dan memperkuat komunitas keamanan siber global. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana CrowdStrike dapat memperkuat keamanan di organisasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi CrowdStrike Indonesia. Tim kami siap memberikan informasi yang lebih mendalam dan membantu Anda memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia dan crowdstrike.ilogoindonesia.id yang siap memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai solusi ini.