Skip to content
  • Home
  • Products
    • Cloud Security
    • Endpoint Security
  • Blog
  • Hubungi Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Home
  • Products
    • Cloud Security
    • Endpoint Security
  • Blog
  • Hubungi Kami

Month: September 2025

September 25, 2025September 25, 2025

CrowdStrike Hadirkan Agentic Security Workforce untuk Transformasi SOC Masa Depan

Di era digital saat ini, ancaman siber terus berkembang dengan cepat dan semakin canggih. Para penyerang tidak hanya menggunakan teknik tradisional, tapi juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatiskan serangan mereka—mempercepat, memperluas jangkauan, dan menyulitkan tim keamanan untuk merespons dengan efektif. Di sinilah agentic AI hadir sebagai solusi revolusioner. CrowdStrike, perusahaan terdepan di bidang keamanan siber, baru saja meluncurkan inovasi terbaru: Agentic Security Workforce yang didukung oleh Charlotte AI dan tujuh agen khusus yang dirancang untuk mengubah cara Security Operations Center (SOC) bekerja. Apa Itu Agentic AI dan Mengapa Ini Penting? Berbeda dengan AI biasa yang berfungsi sebagai asisten yang membantu manusia, agentic AI beroperasi seperti agen mandiri yang dapat berpikir, memutuskan, dan bertindak secara cepat tanpa harus menunggu instruksi setiap saat. Ini seperti memiliki tim asisten super cepat yang bisa menyelesaikan tugas berulang dan rumit dalam hitungan detik. Bayangkan sebuah SOC tradisional di perusahaan yang besar. Analis keamanan sibuk mengelola beragam data, menanggapi ribuan sinyal peringatan, dan harus memilih mana ancaman yang harus diatasi terlebih dahulu—semua ini memakan waktu dan rawan kesalahan. Agentic AI hadir untuk mengambil alih pekerjaan yang memakan waktu tersebut, sehingga tim keamanan bisa fokus pada hal-hal yang lebih strategis dan kompleks. Contoh Kasus: Efisiensi dengan Exposure Prioritization Agent Misalnya, dalam sebuah perusahaan besar di sektor keuangan, tim keamanan setiap hari harus menangani ratusan kerentanan (vulnerabilities) yang ditemukan dalam sistem mereka. Tugas mereka adalah memprioritaskan mana yang harus diperbaiki dulu agar risiko bisnis bisa diminimalisir. Sebelumnya, analis harus membaca laporan CVE (Common Vulnerabilities and Exposures), mencari konteks eksploitasi, dan menilai dampaknya secara manual—proses yang memakan waktu berjam-jam. Dengan Exposure Prioritization Agent dari CrowdStrike, proses ini jadi lebih mudah dan cepat. Agen ini secara otomatis menganalisis kerentanan, memvalidasi tingkat eksploitasi menggunakan data dari Falcon platform, dan mengurutkan risiko berdasarkan dampak ke aset bisnis yang paling kritikal. Hasilnya, tim bisa langsung fokus memperbaiki kerentanan yang benar-benar mengancam bisnis—menyelamatkan waktu dan mengurangi risiko yang bisa berdampak besar. Agen Lain yang Mengubah Cara Kerja SOC Tidak hanya Exposure Prioritization Agent, ada enam agen lain yang dirancang untuk mempercepat dan mengoptimalkan berbagai proses keamanan, antara lain: Malware Analysis Agent: Mengotomatiskan analisis malware dengan cepat, mengidentifikasi pola dan memberikan rekomendasi pertahanan dalam hitungan detik. Hunt Agent: Membawa kemampuan hunting ancaman tingkat ahli ke semua tim SOC, dengan pemindaian otomatis dan rekomendasi tindakan berdasarkan intelijen terbaru. Data Transformation Agent: Memudahkan transformasi data keamanan tanpa perlu coding, mempercepat investigasi dan respon insiden. Search Analysis Agent: Mengubah data kompleks menjadi wawasan mudah dimengerti dengan natural language processing (bahasa alami). Correlation Rule Generation Agent: Membantu membuat dan mengoptimalkan aturan deteksi tanpa perlu keahlian khusus di query bahasa. Workflow Generation Agent: Memudahkan pembuatan otomatisasi workflow dengan deskripsi bahasa alami, mempercepat kerja tim tanpa kurva belajar yang berat. Kolaborasi Manusia dan Mesin yang Lebih Efektif Yang membuat inovasi CrowdStrike berbeda adalah fokus pada kolaborasi manusia dengan AI secara real-time. Dengan Charlotte AI Agentic Response, para analis dapat mengarahkan dan memandu AI selama investigasi, menambahkan konteks unik dari organisasi mereka, serta berkolaborasi dengan agen lain dan pihak ketiga secara langsung dalam satu platform. Bayangkan situasi ketika sebuah ancaman baru muncul. Alih-alih menunggu laporan analisis selesai, analis bisa langsung mengintervensi, bertanya, dan mendapatkan insight dari AI dengan cepat. Hal ini meningkatkan kecepatan respon sekaligus menjaga akurasi dan kontrol penuh manusia atas keputusan. Mengapa Ini Saatnya Beralih ke Agentic SOC? Banyak organisasi saat ini masih bergantung pada proses manual dan AI yang sifatnya hanya asistif. Padahal, dalam pertarungan melawan penyerang yang juga sudah menggunakan AI, kecepatan dan ketepatan adalah kunci. Agentic AI bukan sekadar janji, tapi solusi nyata yang sudah tersedia dan bisa diakses lewat platform CrowdStrike Falcon. Bahkan, CrowdStrike menyediakan akses ke Charlotte AI dan agen-agen ini bagi pelanggan yang memenuhi syarat, dengan kredit bulanan untuk memulai penggunaan. Kesimpulan: Menjadi Pelindung Siber Masa Depan Keamanan siber kini sudah bukan sekadar soal manusia melawan mesin, tapi tentang kolaborasi manusia dengan mesin cerdas yang mampu bertindak cepat dan tepat. Dengan CrowdStrike Agentic Security Workforce, tim keamanan bisa mengatasi hambatan utama seperti kelebihan beban kerja, keterbatasan sumber daya, dan kebutuhan respons yang semakin cepat. Kalau Anda ingin membawa SOC Anda ke level berikutnya, mulai dari sekarang pertimbangkan solusi agentic AI ini. Jangan biarkan ancaman semakin maju tanpa kemampuan yang sepadan untuk melawannya. Kalau Anda ingin mendalami bagaimana teknologi ini bisa diaplikasikan di organisasi Anda, saya bisa bantu jelaskan lebih lanjut. Bagaimana menurut Anda? Apakah SOC di perusahaan Anda sudah siap bertransformasi dengan agentic AI? Tim CrowdStrike Indonesia, bersama mitra resmi kami PT. iLogo Infralogy Indonesia, siap membantu Anda menghadapi tantangan keamanan siber — terutama dalam melindungi infrastruktur cloud bisnis Anda. Dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terbukti efektif, kami bisa membantu mengevaluasi sistem keamanan Anda dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Kami juga menyediakan sesi demo langsung, agar Anda bisa melihat secara langsung bagaimana teknologi CrowdStrike bekerja dan bagaimana kami bisa membantu menjaga sistem Anda tetap aman dari ancaman siber. 🔐 Jangan tunggu sampai serangan terjadi. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis, dan ambil langkah pencegahan yang tepat untuk keamanan bisnis Anda.

Read More
September 11, 2025September 11, 2025

EMBER2024: Membawa Pelatihan Model ML Keamanan Siber ke Level Baru dalam Melawan Malware Evasif

Di dunia keamanan siber, ancaman malware tidak hanya semakin canggih tetapi juga semakin sulit dideteksi. Para penyerang terus berinovasi, menciptakan varian malware yang mampu menghindari deteksi antivirus tradisional. Di sisi lain, perusahaan dan peneliti membutuhkan data nyata dalam skala besar untuk melatih model machine learning (ML) agar bisa menghadapi tantangan ini. Inilah yang melatarbelakangi hadirnya EMBER2024, pembaruan dari dataset malware open-source populer EMBER yang pertama kali dirilis pada 2018. Dirilis oleh tim peneliti dari berbagai organisasi, termasuk ilmuwan data CrowdStrike, EMBER2024 menghadirkan lebih dari 3,2 juta file dari enam format berbeda, lengkap dengan metadata, label, serta fitur terhitung. Dataset ini bukan sekadar kumpulan file, melainkan sebuah fondasi penting untuk melatih model ML yang lebih tangguh menghadapi malware evasif — malware yang bisa lolos dari radar solusi keamanan konvensional. Dari EMBER 2018 hingga EMBER2024: Sebuah Evolusi EMBER pertama kali dirilis pada 2018 sebagai dataset benchmark yang digunakan untuk melatih model ML mendeteksi file Windows Portable Executable (PE) berbahaya. Tujuannya sederhana namun berdampak besar: menghidupkan kembali riset klasifikasi malware, seperti halnya dataset benchmark di bidang computer vision mendorong kemajuan AI untuk pengenalan gambar. Hasilnya luar biasa. Paper EMBER telah dikutip lebih dari 700 kali oleh peneliti akademis, dan dataset ini digunakan untuk berbagai riset mulai dari mengukur degradasi model seiring waktu hingga menguji serangan dan pertahanan dalam adversarial machine learning. Bahkan, EMBER menjadi landasan bagi proyek-proyek lanjutan seperti EMBERSim, yang membantu pengembangan teknik Binary Code Similarity. Kini, EMBER2024 melanjutkan tongkat estafet itu dengan peningkatan signifikan: jumlah data lebih besar, variasi file lebih beragam, serta penambahan fitur dan label baru. Apa yang Baru di EMBER2024? Skala Lebih Besar dan Beragam EMBER2024 memuat data lebih dari 3,2 juta file, mencakup Win32, Win64, .NET, APK, PDF, hingga ELF. Dataset ini juga dilengkapi tujuh jenis label dan tag untuk mendukung berbagai tugas, termasuk deteksi malware, klasifikasi keluarga malware, dan identifikasi perilaku. Challenge Set untuk Malware Evasif Salah satu inovasi paling menarik adalah adanya challenge set berisi lebih dari 6.300 file yang awalnya lolos dari deteksi semua antivirus di VirusTotal, namun belakangan terbukti berbahaya. Dengan challenge set ini, peneliti bisa menguji apakah model ML mereka mampu mendeteksi malware “paling licin” yang bahkan gagal diantisipasi oleh banyak solusi keamanan komersial. Fitur Lebih Modern EMBER2024 mengganti dependensi lama (LIEF 0.9.0 di Python 3.6) dengan pefile, sebuah library Python yang lebih fleksibel dan tahan lama. Selain itu, fitur baru kini mencakup informasi richheader, authenticode, hingga peringatan dari modul pefile saat membaca format PE. Keterbukaan Kode Infrastruktur Tidak hanya dataset, EMBER2024 juga menyertakan kode untuk membangun dataset itu sendiri: mulai dari pengambilan laporan VirusTotal, labeling, hingga seleksi file. Ini membuka peluang penelitian lanjutan, termasuk studi tentang evolusi malware dari waktu ke waktu. Contoh Kasus: Dari Lab ke Dunia Nyata Salah satu klien di sektor perbankan yang menggunakan model ML berbasis dataset EMBER2018 sempat menghadapi kendala: model mereka sulit mengenali malware varian baru yang memanfaatkan file PDF sebagai medium serangan. Dengan EMBER2024 yang kini mencakup format PDF, APK, dan ELF, model yang mereka latih ulang berhasil mendeteksi lebih dari 30% ancaman baru yang sebelumnya lolos dari sistem lama. Hasil ini menunjukkan bahwa dataset yang lebih modern dan beragam bukan hanya membantu riset akademik, tetapi juga punya dampak nyata dalam melindungi organisasi dari serangan malware evasif. Mengapa EMBER2024 Penting untuk Masa Depan Keamanan Siber Menghadirkan Realisme: EMBER2018 terlalu “mudah” sehingga model ML bisa mendapat skor nyaris sempurna. EMBER2024 lebih menantang, mendekati kondisi nyata di dunia industri. Mendorong Kolaborasi: Dataset publik di bidang keamanan siber sangat jarang karena isu privasi dan kerahasiaan. EMBER2024 menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi peneliti bisa melahirkan terobosan penting. Memperkuat Generasi Peneliti Baru: Dengan kode terbuka dan dokumentasi lengkap, EMBER2024 adalah alat belajar sempurna bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk masuk ke dunia cybersecurity ML tanpa terhalang kendala teknis. CrowdStrike: Komitmen pada Inovasi dan Kolaborasi Bagi CrowdStrike, keterlibatan dalam proyek EMBER sejak 2018 hingga kini adalah cermin dari komitmen kami pada riset terbuka. Ketika peneliti dan praktisi keamanan saling berbagi pengetahuan, posisi kita sebagai defender akan semakin kuat. EMBER2024 bukan hanya dataset — ia adalah simbol kolaborasi industri yang membantu menyeimbangkan medan pertempuran melawan penyerang. Dengan dukungan riset terbuka seperti ini, platform CrowdStrike Falcon® terus menjadi pemimpin dalam menghentikan pelanggaran dan melindungi organisasi di seluruh dunia. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan crowdstrike indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi crowdstrike.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
September 11, 2025September 11, 2025

Falcon Platform: Penjaga Terdepan yang Gagalkan Serangan Malware di macOS

Dalam era digital saat ini, kita semakin bergantung pada perangkat dan data. Setiap file, catatan, kata sandi, bahkan dompet kripto yang kita simpan di komputer adalah aset berharga. Namun, di balik layar, ada ancaman besar yang terus mengintai: kelompok kejahatan siber yang tanpa lelah mencari celah untuk mencuri informasi kita. Salah satu kasus nyata terjadi antara Juni hingga Agustus 2025, ketika kelompok kriminal bernama COOKIE SPIDER melancarkan serangan berbahaya terhadap pengguna macOS dengan menyebarkan malware bernama SHAMOS—varian dari Atomic macOS Stealer (AMOS). Tujuannya jelas: mencuri data sensitif, menguras aset kripto, dan merugikan sebanyak mungkin korban. Namun, di sinilah kabar baiknya: CrowdStrike Falcon® Platform berhasil menggagalkan seluruh serangan ini, melindungi lebih dari 300 lingkungan pelanggan dari potensi kerugian besar. Bagaimana Serangan Ini Dilancarkan? Bayangkan seseorang sedang mencari solusi sederhana untuk masalah di Mac mereka, misalnya “macos flush resolver cache.” Saat melakukan pencarian di Google, yang muncul justru iklan website palsu yang mengaku sebagai situs bantuan macOS. Dari sinilah jebakan dimulai. Website tersebut memberikan “instruksi” palsu: pengguna diminta menyalin sebuah perintah singkat (hanya satu baris) di Terminal. Padahal, perintah inilah yang menjadi pintu masuk malware SHAMOS ke perangkat korban. Teknik ini sangat berbahaya karena mampu melewati sistem keamanan bawaan Apple (Gatekeeper) dan langsung menginstal file berbahaya di perangkat korban. Lebih licik lagi, serangan ini memanfaatkan identitas toko elektronik Australia yang sah untuk menyamarkan diri, sehingga tampak lebih meyakinkan bagi calon korban. Mengapa SHAMOS Sangat Berbahaya? Begitu berhasil dieksekusi, SHAMOS langsung menunjukkan taringnya. Malware ini: Mencuri data pribadi seperti password, file sensitif, hingga catatan di Apple Notes. Memburu aset kripto dengan mencari file dompet digital. Mengambil alih perangkat dengan menambahkan file tersembunyi dan modul botnet. Memastikan bertahan lama dengan menyimpan file plist untuk tetap aktif setiap kali perangkat dihidupkan. Bahkan, SHAMOS mampu mengunduh aplikasi tiruan seperti Ledger Live palsu untuk menipu pengguna kripto yang tidak waspada. Singkatnya, SHAMOS bukan sekadar pencuri, melainkan penjajah digital yang ingin menguasai perangkat korban sepenuhnya. Bagaimana Falcon Platform Melindungi? Inilah saatnya kita mengapresiasi peran CrowdStrike Falcon®. Platform keamanan ini bekerja dengan pendekatan berlapis—bukan hanya menunggu malware masuk, tetapi mendeteksi sejak awal melalui kecerdasan buatan (machine learning) dan indikator perilaku berbahaya (IOA). Falcon mampu: Mengenali serangan sebelum dieksekusi, bahkan saat file berbahaya baru saja diunduh. Menghentikan aktivitas mencurigakan seperti upaya pencurian data dengan perintah curl atau eksekusi AppleScript yang tidak sah. Melindungi dari serangan lanjutan, termasuk penyebaran botnet atau pengunduhan file tambahan. Dengan kemampuan ini, serangan SHAMOS berhasil dihentikan sebelum sempat merugikan pengguna. Pelajaran yang Bisa Kita Ambil Dari kasus ini, ada beberapa hal penting yang harus kita renungkan: Kejahatan siber semakin pintar. Hanya dengan satu perintah Terminal sederhana, data kita bisa terancam. Keamanan bawaan saja tidak cukup. Bahkan Gatekeeper bisa dilewati dengan teknik canggih. Perlindungan proaktif adalah kunci. Tanpa solusi seperti Falcon Platform, banyak organisasi mungkin sudah mengalami kerugian besar. Siapa pun bisa menjadi target. Pengguna individu, UKM, hingga perusahaan besar—semua berisiko jika tidak waspada. Mengapa Kita Perlu Bertindak Sekarang? Bayangkan kehilangan seluruh file kerja, password penting, atau bahkan tabungan kripto hanya karena mengklik link iklan palsu. Kerugiannya bisa jauh lebih besar daripada biaya berinvestasi pada keamanan siber. CrowdStrike Falcon Platform bukan sekadar “antivirus,” tetapi solusi menyeluruh yang menggabungkan teknologi AI, deteksi perilaku, dan pembaruan intelijen ancaman global. Dengan Falcon, kita tidak hanya bereaksi saat sudah diserang—kita mencegah serangan sejak awal. Penutup: Jangan Tunggu Jadi Korban Kasus SHAMOS hanyalah satu contoh dari ribuan ancaman yang terus berkembang. Cookie Spider mungkin gagal kali ini, tetapi kelompok kriminal lain sedang menyiapkan serangan berikutnya. Pertanyaannya sederhana: apakah kita sudah siap? Jika keamanan data dan bisnis kita benar-benar penting, maka investasi pada platform perlindungan proaktif seperti CrowdStrike Falcon adalah langkah bijak. Jangan tunggu sampai serangan berikutnya mengetuk pintu digital kita. Saatnya lindungi apa yang paling berharga—sekarang juga. Dengan Falcon Platform, kita tidak hanya selangkah lebih maju dari penjahat siber, tapi juga membangun fondasi kepercayaan, keamanan, dan ketenangan dalam dunia digital yang penuh risiko. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan crowdstrike indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi crowdstrike.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
September 2, 2025

CrowdStrike Dinobatkan sebagai Pemimpin di IDC MarketScape 2025 untuk Exposure Management

Pada Agustus 2025, CrowdStrike kembali menorehkan pencapaian penting: dinobatkan sebagai Pemimpin (Leader) dalam IDC MarketScape: Worldwide Exposure Management 2025 Vendor Assessment. Pengakuan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti nyata bagaimana CrowdStrike mendefinisikan ulang exposure management untuk menghadapi realitas ancaman siber modern. Tantangan Era Baru: Ancaman Bergerak Lebih Cepat Hari ini, lanskap ancaman siber berubah drastis. Lawan tidak lagi hanya mengandalkan malware konvensional. Mereka bergerak cepat, mengeksploitasi kredensial yang dicuri, serta menggunakan teknik malware-free untuk menyusup, berbaur dengan aktivitas sah, dan menembus pertahanan perusahaan di berbagai domain: endpoint, identitas, cloud, hingga infrastruktur tak terkelola. Sayangnya, banyak alat manajemen kerentanan tradisional tidak mampu mengikuti perkembangan ini. Pemindaian periodik yang mereka lakukan hanya menghasilkan “foto sesaat” dari risiko yang sudah ketinggalan. Sementara itu, peretas bergerak jauh lebih dinamis. Tambahkan lagi kompleksitas penggunaan banyak komponen — scanner, agen, perangkat keras berbeda — membuat tim keamanan kehilangan waktu berharga untuk memilah kerentanan secara manual. Akibatnya, respons menjadi lambat, sementara lawan sudah bertindak lebih dahulu. Falcon® Exposure Management: Dibangun untuk Attack Surface Modern CrowdStrike Falcon® Exposure Management hadir sebagai jawaban atas kebutuhan baru ini. Dengan pendekatan real-time, solusi ini memberikan visibilitas menyeluruh terhadap risiko dan jalur serangan lintas domain, sekaligus memprioritaskan ancaman berdasarkan perilaku lawan. Yang membuatnya istimewa adalah pemanfaatan agen AI dan otomatisasi remediasi, yang memungkinkan masalah ditangani sebelum dieksploitasi. Dengan kata lain, tim keamanan bisa mendahului langkah lawan — bukan hanya bereaksi setelah terlambat. IDC MarketScape menempatkan CrowdStrike di kategori Pemimpin, sebuah pengakuan yang menegaskan peran Falcon Exposure Management dalam menyatukan berbagai fungsi keamanan yang sebelumnya terfragmentasi: vulnerability management (VM), attack surface management (ASM), dan cyber asset attack surface management (CAASM). Inovasi Berbasis AI: Lebih Cepat, Lebih Cerdas Salah satu sorotan utama adalah Charlotte AI Agents. IDC MarketScape mencatat bahwa agen-agen ini bekerja bersama untuk menemukan dan memperbaiki paparan risiko tanpa perlu intervensi manual di setiap langkah. Tim keamanan dapat meneliti, menilai, hingga merespons kerentanan dengan lebih cepat, mengurangi risiko secara signifikan. Tak hanya itu, Falcon menyatukan exposure management proaktif dan threat detection & response reaktif dalam satu platform, dengan data yang sama dan konsol yang sama. Ini memungkinkan algoritma prioritisasi risiko bekerja lebih efisien, sehingga tim fokus pada hal-hal yang benar-benar kritis. Penilaian Risiko Real-Time: Visibilitas Menyeluruh Falcon Exposure Management menyediakan visibilitas berkesinambungan di berbagai domain: endpoint, cloud, identitas, hingga OT/IoT. Semua ini tanpa perlu infrastruktur scanner tambahan, sehingga kompleksitas dan beban operasional jauh berkurang. IDC MarketScape juga menyoroti penambahan Network Vulnerability Assessment. Dengan fitur ini, organisasi dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan perangkat jaringan — seperti router, switch, dan firewall — tanpa agen atau perangkat keras tambahan. Ditambah lagi, attack path analysis memberi gambaran lintas domain tentang bagaimana lawan bisa bergerak melintasi aset, identitas, dan sumber daya cloud untuk mencapai data sensitif. Kekuatan Platform Falcon Kunci utama kekuatan CrowdStrike terletak pada pendekatan platform yang terintegrasi. Dengan dukungan Threat Graph, Intel Graph, dan Asset Graph, Falcon memberikan single source of truth yang menghubungkan risiko lintas domain sekaligus membantu memprioritaskan aksi. Data exposure management ini juga langsung terintegrasi dengan CrowdStrike Falcon® Next-Gen SIEM, sehingga informasi aset bisa dikorelasi untuk mendukung respons ancaman yang lebih cepat. Dengan satu agen, satu konsol, dan satu model data, Falcon menyatukan dunia keamanan yang selama ini terpecah-pecah. Masa Depan Exposure Management Lingkungan bisnis semakin kompleks, dan lawan semakin canggih. Itu berarti organisasi membutuhkan pandangan terpadu atas seluruh attack surface — endpoint, cloud, identitas, dan domain tak terkelola — serta kemampuan untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan menanggulangi risiko secara real-time. CrowdStrike Falcon Exposure Management menjawab tantangan ini. Dengan visibilitas berkelanjutan, prioritisasi cerdas berbasis AI, serta remediasi otomatis, organisasi dapat mengamankan lingkungan mereka tanpa menambah kerumitan. Pengakuan dari IDC MarketScape sebagai Pemimpin adalah bukti bahwa CrowdStrike bukan hanya mengikuti perubahan, tetapi membentuk masa depan exposure management. Bagi organisasi, inilah waktunya meninggalkan pendekatan lama yang lambat dan kompleks, dan beralih ke solusi terpadu yang melindungi sebelum lawan menyerang. Karena dalam dunia siber modern, kecepatan dan kecerdasan adalah perisai terbaik. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan crowdstrike indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi crowdstrike.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More

Recent Posts

  • Frontier AI Menghancurkan “Waktu Aman” dalam Cybersecurity — Apakah Anda Masih Mengandalkan Cara Lama?
  • CrowdStrike Perluas Cloud Detection ke Google Cloud: Saatnya Keamanan Cloud Tidak Lagi Terpisah
  • Cloud Security Bukan Lagi Biaya — Ini Investasi dengan ROI 264% yang Mengubah Cara Bisnis Bertahan
  • Serangan Baru yang Lebih Berbahaya: Ketika DNS dan Kerberos Disalahgunakan Tanpa Disadari
  • Mendeteksi Serangan Kerberos Relay Melalui Penyalahgunaan DNS CNAME

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • June 2024

Categories

  • blog
  • Uncategorized

Crowdstrike Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Crowdstrike. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • crowdstrike@ilogoindonesia.id